Selasa, 21 April 2009

Bahasa Indonesia Juga Bisa Menjadi Bahasa Dunia Lho!!! Kita Bisa Bangga dengan Bahasa Kita.

by Linda Sri Wahyuni

Setelah kita mengetahui jenis bahasa kita yaitu ada yang bahasa tulis dan lisan. Dengan adanya bahasa di bangsa kita yaitu merupakan sebuah media kita dalam memberikan informasi yang sangat jelas pada lawan bicara atau orang lain yang memabaca ataupun mendengarkan pem,bicaraan dan hasil tulisan-tulisan kita.
Bahasa merupakan media untuk menyampaikan pesan atau informasi dari satu individu kepada individu lain atau lebih. Baik itu secara lisan maupun tulisan. Pernyataan tersebut sangat benar dan sudah menjadi aksioma. Satu orang pun tidak ada yang akan membantah dengan pernyataan tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari hampir semua aktivitas kita menggunakan bahasa, baik menggunakan bahasa lisan, bahasa tulisan maupun bahasa tubuh. Bahkan saat tidur pun terkadang kita tanpa sadar menggunakan bahasa.

Sebuah bangsa pasti memiliki bahasa, walaupun ada beberapa bangsa yang meminjam bahasa dari bangsa lain. Kita sebagai masyarakat bangsa Indonesia sangat beruntung memiliki bahasa Indonesia, walaupun sebenarnya bahasa Indonesia berakar dari bahasa Melayu Riau. Akan tetapi, sekarang bahasa Indonesia adalah bahasa Indonesia, dan bahasa Melayu adalah bahasa Melayu, dua bahasa yang serumpun tapi tidak sama. Bahasa Indonesia berkembang dengan sendirnya sesuai dengan aturannya, dan bahasa Melayu berdiri sendiri menuju perkembangannya. Setujukah Anda bila bahasa Indonesia bukan bahasa Melayu?

Sumpah Pemuda mengikrarkan tiga hal yang sakral dalam sejarah dan proses kemerdekaan Indonesia, satu di antaranya adalah “Menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Menjunjung berarti menurut, menaati dan memuliakan (KBBI). Menjunjung tinggi bahasa Indoensia, berarti menaati dan memuliakan bahasa Indonesia sebagai bahasa peratuan dan nasional Indonesia.

Bukan hal yang mustahil bahasa Indonesia esok akan menjadi bahasa dunia, bahasa yang digunakan sebagai bahasa internasional. Dilihat dari struktur dan pembacaan bahasa Indonesia yang sangat sederhana, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang tidak sulit untuk dipelajari. Suatu bukti yang meyakinkan bila esok bahasa Indonesia akan menjadi bahasa peradaban dunia, lebih dari 50 negara di Dunia telah mempelajari dan menjadikan bahasa Indonesia sebagai satu di antara mata pelajaran di sekolah mereka dan di negeri lain pun ada sekolah yang diwajibkan untuk mengajarkan bahasa Indonesia. Kita sebagai pemilik bahasa Indonesia harus patut bangga karena bahasa kita dipelajari bangsa lain. Di samping itu bahasa kita adalah bahasa yang sangat sederhana, dengan kesederhanaan bahasa Indonesia sampai menjadikan bahasa kita mendapat urutan yang ke tiga di dunia seperti yang dikatakan Matt Mullenweg (yang poenya wordpress.com), menurutnya bahwa, " Bahasa Inggris merupakan bahasa terbesar pertama di situs wordpress dan bahasa Indonesia menduduki urutan ke tiga setelah bahasa Spanyol”. Waow... sungguh begitu indah dan bangganya bila bahasa kita berjajar dengan bahasa yang diakui oleh dunia.

Dengan diketahuinya bahasa kita merupakan urutan ke tiga menurut Matt Mullenweg, maka di sisi lain bahasa dan sastra Indonesia juga sangat menjadi sorotan dan terkenal di dunia atau bangsa lain seperti karya-karya sastra para penyair dan para penulis sastra, selain itu buku dari Indonesia juga menjadikan inspirasi bagi bangsa luar. Nah, ketika bahasa dan sastra Indonesia menjadi bagian dari dunia dan menghadirkan berbagai karya adalah sebuah dunia unik yang menuntut ketrampilan. Dengan itu maka bahasa kita sebagai bagian dari dunia itu mencoba menghadirkan dunia yang berbeda dari bahasa dan sastra Indonesia itu sendiri.

Selain bangga dengan bahasa kita sendiri, maka kita harus juga bisa menghargai bahasa dari bangsa lain agar kita tidak dibilang sebagai orang yang tolol di mata orang asing dari bangsa lain, dengan begitu bahasa asing juga untuk mempermudah komunikasi kita dengan orang asing. Banyak yang tidak sadar, bahwa sehebat-hebatnya orang Indonesia dalam berbahasa Inggris, orang Inggris tidak akan pernah menganggap orang Indo sebagai bagian dari mereka.

Ada pepatah “Bahasa adalah induk dari segala ilmu pengetahuan" Maksudnya adalah penekanan pentingnya mempelajari bahasa, terutama jika kita memunyai keinginan untuk mempelajari sesuatu yang baru di negri asing. Tanpa mengerti bahasa pengantar, adalah mustahil kita mengerti akan sesuatu yang akan diajarkan. Orang yang mengajarkan kesuliatan menyampaikan maksudnya...... dan kita juga tidak bisa bertanya... karena tidak tahu bagaimana mengucapkannya dalam bahasa yang dimengerti oleh si pengajar. Seperti pepatah lain mengatakan, "Bagai bebek mengajak bicara dengan Ayam". Pernahkah anda berkunjung ke suatu tempat, atau negara yang bahasanya benar-benar asing bagi telinga anda? Jika anda mengerti maksud saya, maka anda akan mengerti kesukaran yang dihadapi gara-gara masalah bahasa.

Sebagai contohnya adalah wilayah Asia Tenggara yang sangat terkenal dengan keanekaragaman budaya dan bahasanya. Bayangkan ,Jika kita sebagai orang Indonesia mempunyai rencana untuk berkunjung ke Burma, dan kemudian ketika mendarat di bandara udara, anda baru menyadari bahwa anda membutuhkan seorang penterjemah yang dapat membantu kelancaran anda untuk berkomunikasi. Mengapa? karena berbeda dengan bahasa Indonesia yang menggunakan alfabet (a,b,c), maka bahasa Burma hanya terlihat seperti coretan-coretan yang tidak beraturan.

1 komentar:

  1. Q no.1
    wes apek artikel gawenanmu, gawe'o seng akeh, tapi ojo lali karo boso jowo, kowe kuwi wong jowo.... he2x..........
    lin, sebagai sobat aku hanya bisa berpesan, klo kuliah yang semangat, jo pacaran ae

    BalasHapus